Rehabilitasi dan rekontruksi pascaerupsi Merapi sektor perumahan dimulai pada 6 Mei 2011 yang ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan 27 unit rumah di shelter Gondang 2 Desa Wukirsari. Dalam waktu 4 bulan, REKOMPAK telah berhasil menyelesaikan pembangunan 146 unit rumah melalui relokasi mandiri, yakni masyarakat difasilitasi pembangunan rumahnya di lahan milik sendiri. Pada fase kedua, Rekompak juga telah memfasilitasi 428 unit rumah yang dibangun di tanah milik sendiri maupun di tanah kas desa. Dari 574 rumah yang telah dibangun tersebut 101 rumah telah dihuni. Demikian disampaikan Direktur PBL, Ir. Guratno Hartono, MBC, ketika memberikan arahan pada Wrap-Up Meeting Implementation Support Mission WB pada Selasa, 8 Mei 2012 di Gedung Sapta Taruna Kementerian Pekerjaan Umum. Disampaikan pula bahwa saat ini sudah dimulai pembangunan fase ketiga. Dalam fase ketiga sudah siap 1.238 kk yang tergabung dalam 99 Kelompok Pemukim (KP).
Acara dilanjutkan dengan presentasi progress REKOMPAK oleh Kepala Satker REKOMPAK, Eki Arsita Rizki, ST. Dalam presentasinya, ditekankan bahwa pendekatan pemberdayaan masyarakat yang diterapkan REKOMPAK adalah perpaduan antara pembangunan bertumpu pada kelompok masyarakat dan pembangunan bertumpu pada nilai. Artinya, masyarakat menjadi pelaku utama dan dipercaya mampu mengambil keputusan penting menyangkut hidup mereka serta proses kegiatannya harus menjadi sarana pengembangan nilai-nilai luhur seperti, peduli sesama, saling percaya, ikhlas berbagi dan gotong royong.
Bank Dunia yang diwakili oleh Task Team Leader CSRRP-JRF, George Soraya, menyampaikan bahwa kepercayaan masyarakat yang tinggi merupakan hal yang sangat berharga saat ini di lokasi dampingan. Kemitraan adalah satu hal yang sangat penting antara pusat, daerah dan masyarakat.
Wrap-Up Meeting Implementation Support Mission Bank Dunia kali ini menyoroti beberapa topik penting yang berkaitan dengan relokasi, ketersediaan lahan, status kepemilikan tanah, IPAL, listrik dan website REKOMPAK.
(Mohammad Diqi / Sosinfo – NMC Rekompak Cipta Karya)








